Di depan buku diaryku, aku mulai meratap dan menyesali semua itu. mengapa hal seperti itu harus aku lakukan tanpa pernah mempertimbangkan semua hal yang akan terjadi padaku di masa depanku. aku tak ingin mengembalikan waktu namun apa adaku, itu tidak akan pernah terjadi. aku terus menjadi dengan semakin menjadi dan berharap agar semua itu bisa hilang seketika tetapi tidak. rasanya ingin aku bunuh diriku dan aku benturkan semua beban ini agar menjadi puing-puing yang berserakan. yah.. akulah gadis korban dari pergaulan masa mudaku.
masih aku ingat semua pesan mamaku untuk menjaga diriku, karena sekarang aku tak tinggal lagi dirumah melainkan tinggal dkota besar yang membawaku ke gubuk penderitaan dan penghancuran. aku adalah seorang mahasiswa yang sedang menuntut ilmu di salah satu universitas. aku anak yang tidak bodoh namun aku gampang sekali terpengaruh oleh teman-temanku.
sore itu, aku dan teman-temanku jalan-jalan ke mall layaknya anak muda jaman sekarang. salah satu temanku memperkenalkan temannya yang cowok dan tak pernah aku duga bahwa dialah lelaki yang merampas kesucianku. aku dan dia pertama kali bertemu sudah begitu akrab tetapi ternyata dia punya maksud yang tidak baik padaku. kejadian terkutuk itu terjadi saat aku sedang nongkrong di slah satu diskotik, aku mabuk dan tak sadarkan diri.
setelah aku sadar dari semua itu, aku langsung menangis dengan rasa sakit yang berasal dari dalam. beberapa hari setelah kejadian itu aku putuskan untuk kembali ke kampungku. akhirnya, dari peristiwa itu aku mulai sadar dan menutup auratku serta menjadi guru agama. betapa Allah maha besar, beliau masih memberikan ampunan kepada hamba.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar